Simplify your online presence. Elevate your brand.

Nila Tanzil Tekuni Hobi Melukis Sejak Sakit Pleuritis Tb Republika Online

Nila Tanzil Tekuni Hobi Melukis Sejak Sakit Pleuritis Tb Republika Online
Nila Tanzil Tekuni Hobi Melukis Sejak Sakit Pleuritis Tb Republika Online

Nila Tanzil Tekuni Hobi Melukis Sejak Sakit Pleuritis Tb Republika Online Republika , jakarta traveler sekaligus founder taman bacaan pelangi, nila tanzil, kini memiliki hobi baru. kegemarannya melukis ternyata mendatangkan berkah untuk dia. nila mengatakan, melukis sebenarnya bukan hal baru untuk dia. orang tua nila pelukis yang basisnya menggunakan cat minyak. Nila juga mempelajari teknik melukis khususnya yang menggunakan cat air, sembari melihat lihat foto hasil jalan jalannya selama ini. tiga bulan sebelum sakit, dia sempat mengunjungi sumba dan eropa untuk keperluan pekerjaannya.

Nila Tanzil Hampir Menyerah Membesarkan Taman Bacaan Pelangi Antara News
Nila Tanzil Hampir Menyerah Membesarkan Taman Bacaan Pelangi Antara News

Nila Tanzil Hampir Menyerah Membesarkan Taman Bacaan Pelangi Antara News Traveler sekaligus founder taman bacaan pelangi, nila tanzil, 44, kini memiliki hobi baru, melukis, yang ternyata mendatangkan berkah untuk dia. melukis sebenarnya bukan hal baru untuk dia karena orangtua nila memang pelukis. Nila juga mempelajari teknik melukis khususnya yang menggunakan cat air, sembari melihat lihat foto hasil jalan jalannya selama ini. tiga bulan sebelum sakit, dia sempat mengunjungi sumba dan eropa untuk keperluan pekerjaannya. Ternyata, nila tanzil betah tinggal di rumah saja. “tidak bosan karena punya kesenangan melukis. aku juga tetap menulis jurnal, bercocok tanam, mempercantik rumah. menurutku, punya hobi itu penting,” tandasnya. tidak disangkanya, lukisan lukisan yang dibuatnya saat ia sakit dan diunggah ke instagram, memikat hati salah satu brand susu. Nila juga mempelajari teknik melukis khususnya yang menggunakan cat air, sembari melihat lihat foto hasil jalan jalannya selama ini. tiga bulan sebelum sakit, dia sempat mengunjungi sumba dan eropa untuk keperluan pekerjaannya.

Belajar Berbagi Kebaikan Dari Buku Karya Nila Tanzil The Art Of Giving
Belajar Berbagi Kebaikan Dari Buku Karya Nila Tanzil The Art Of Giving

Belajar Berbagi Kebaikan Dari Buku Karya Nila Tanzil The Art Of Giving Ternyata, nila tanzil betah tinggal di rumah saja. “tidak bosan karena punya kesenangan melukis. aku juga tetap menulis jurnal, bercocok tanam, mempercantik rumah. menurutku, punya hobi itu penting,” tandasnya. tidak disangkanya, lukisan lukisan yang dibuatnya saat ia sakit dan diunggah ke instagram, memikat hati salah satu brand susu. Nila juga mempelajari teknik melukis khususnya yang menggunakan cat air, sembari melihat lihat foto hasil jalan jalannya selama ini. tiga bulan sebelum sakit, dia sempat mengunjungi sumba dan eropa untuk keperluan pekerjaannya. Namun sayang bakat sesungguhnya yang dimiliki nila terlihat sejak ia jatuh sakit beberapa waktu lalu. ia pun membagikan pengalamannya hingga berhasil menemukan bakat melukisnya. Nila tanzil mengatakan tidak menyangka akan diajak kolaborasi, karena awalnya membuat lukisan tersebut tanpa ekspektasi apa apa, hanya ingin mencoba kegiatan baru dan melepas kejenuhan saat. Nila adalah pendiri taman bacaan pelangi, yaitu sebuah organisasi nirlaba yang fokus untuk mempromosikan literasi di wilayah terpencil indonesia. In 2016, nila published "lembar lembar pelangi," a non fiction book chronicling her decision to quit her corporate career and pursue her dream of building libraries and promoting literacy in remote areas of indonesia.

Comments are closed.